Monitoring Pembelajaran Mata Kuliah Manajemen Humas dan Pemasaran Pendidikan S2 MP UNESA Perkuat Pembelajaran Kolaboratif Berbasis OBE
Monitoring Pembelajaran Mata Kuliah Manajemen Humas dan Pemasaran Pendidikan S2 MP UNESA Perkuat Pembelajaran Kolaboratif Berbasis OBE
Monev Semester Genap 2025/2026 Tekankan Interaksi Aktif Mahasiswa, Integrasi SDGs, dan Etika Penggunaan AI
Universitas Negeri Surabaya melalui Fakultas Ilmu Pendidikan melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pembelajaran Dosen Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 pada Program Studi S2 Manajemen Pendidikan sebagai bagian dari upaya penguatan mutu pembelajaran berbasis Outcome Based Education (OBE).
Kegiatan monitoring dilaksanakan pada Rabu, 15 April 2026 secara daring melalui platform Google Meet. Monitoring dilakukan oleh Devina Rahmadiani Kamaruddin Nur terhadap proses pembelajaran mata kuliah Manajemen Humas dan Pemasaran Pendidikan yang diampu oleh Dr. Amrozi Khamidi.
Berdasarkan hasil monitoring, pelaksanaan pembelajaran berlangsung dengan sangat baik dan menunjukkan implementasi kurikulum OBE yang optimal. Pada aspek persiapan pembelajaran, dosen telah menyusun Rencana Pembelajaran Semester (RPS) berbasis OBE sesuai pedoman pengembangan, implementasi, dan evaluasi kurikulum 2024.
RPS juga telah memuat capaian pembelajaran lulusan (CPL), prasyarat mata kuliah, bentuk penilaian, serta rubrik evaluasi yang mendukung pencapaian sub-CPMK secara komprehensif. Tim pemonev memberikan catatan minor terkait perlunya melengkapi identitas pengembang RPS dan koordinator RMK pada dokumen pembelajaran.
Dalam pelaksanaan pembelajaran, dosen dinilai mampu menghubungkan materi pembelajaran dengan tujuan pembelajaran yang lebih luas serta mendorong mahasiswa untuk aktif mengeksplorasi konten, pemecahan masalah, dan ide-ide konstruktif selama proses diskusi berlangsung.
Pembelajaran berlangsung secara interaktif melalui kegiatan presentasi mahasiswa dan diskusi kolaboratif. Dosen juga memberikan kesempatan inkuiri kepada mahasiswa serta mendorong mahasiswa untuk merefleksikan proses pemecahan masalah berdasarkan topik yang dipresentasikan.
Tim monitoring mencatat bahwa dosen mampu menciptakan suasana diskusi yang terbuka dan akademis tanpa menghakimi pendapat mahasiswa. Penguatan konsep dilakukan melalui pemberian penjelasan alternatif sehingga mahasiswa lebih aktif dalam bertukar ide, pengalaman lapangan, serta menyampaikan argumentasi secara kritis.
Pada aspek lingkungan dan strategi pembelajaran, perkuliahan dilaksanakan secara daring menggunakan Google Meet sebagai media utama pembelajaran. Dosen menerapkan pendekatan kegotongroyongan atau kolaboratif melalui metode project based learning yang mendukung keterlibatan aktif mahasiswa dalam proses belajar.
Selain itu, pembelajaran juga telah mengintegrasikan isu global dan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya terkait pendidikan berkualitas. Integrasi SDGs tercantum dalam RPS melalui penggunaan sumber belajar berupa buku dan artikel ilmiah yang relevan dengan tema keberlanjutan pendidikan.
Dalam mendukung pembelajaran di era digital, dosen juga telah memberikan rambu-rambu etika penggunaan Generative Artificial Intelligence (AI) kepada mahasiswa selama proses diskusi dan pembelajaran berlangsung sebagai upaya mitigasi terhadap potensi penyalahgunaan teknologi.
Berdasarkan hasil evaluasi, tim pemonev menilai bahwa perkuliahan berjalan dengan baik, mahasiswa terlihat aktif dan kooperatif selama pembelajaran berlangsung, serta interaksi pembelajaran berjalan secara kolaboratif dan reflektif.
Sebagai tindak lanjut, tim monitoring merekomendasikan agar dosen terus melakukan refleksi dan evaluasi pembelajaran secara berkala guna meningkatkan kualitas pengajaran serta memperkuat inovasi pembelajaran di masa mendatang.
Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, Universitas Negeri Surabaya menegaskan komitmennya dalam menjaga mutu akademik dan menghadirkan pembelajaran yang adaptif, kolaboratif, serta relevan dengan kebutuhan pendidikan abad ke-21.