A.Science Ilmu Pengetahuan
Nama: Laila Nurul Wahidah
Nim: 25010845015
Matakuliah: Filsafat Manajemen Pendidikan
Email: 25010845015@mhs.unesa.ac.id
A. Science Ilmu Pengetahuan
Definisi secara umum ilmu pengetahuan adalah upaya yang disengaja untuk mengeksplorasi, menemukan, dan meningkatkan pengetahuan manusia mengenai berbagai aspek realitas di alam semesta. Ini lebih dari sekadar sekumpulan informasi, melainkan sebuah metode untuk memahami arti dari kebenaran.
1. Berdasarkan Etimologi (Asal Kata)
Science (bahasa Inggris): Berakar dari istilah Latin scientia, yang berarti "pengetahuan" atau "mengetahui".
a. Ilmu (bahasa Arab): Berasal dari kata 'alima, yang memiliki arti "mengetahui" atau "memahami dengan pasti".
2. Pengertian Menurut Para Ahli
Beberapa ahli memberikan definisi sains sebagai berikut:
Hardy & Fleer: Sebuah metode yang digunakan untuk memahami lingkungan sekitar melalui pengamatan dan eksperimen.
Albert Einstein: Sebuah usaha untuk menyusun pengalaman sensorik (apa yang kita lihat, dengar, dan rasakan) ke dalam sistem pemikiran yang logis dan rasional.
B. Peran Ilmu Pengetahuan dalam Membentuk Peradaban
Berikut adalah beberapa momen penting dalam sejarah manusia di mana pengetahuan ilmiah telah mengubah secara radikal perkembangan peradaban:
1. Revolusi Pertanian (Sekitar 10.000 SM)
Ilmu yang berkembang: Astronomi dasar (digunakan untuk penanggalan) dan Biologi mendasar (penjinakan tanaman). Dampaknya: Manusia yang awalnya berpindah-pindah mulai menetap di satu tempat. Terbentuknya kota-kota awal di belahan dunia seperti di Mesopotamia dan Mesir Kuno.
2. Revolusi Ilmiah (Abad ke-16 & 17)
Ilmu yang berkembang: Fisika (kontribusi Newton), Astronomi (Copernicus dan Galileo), serta Anatomia. Dampaknya: Manusia mulai beralih kepada penggunaan logika dan bukti ketimbang takhayul semata. Ini merupakan momen krusial di mana pendekatan ilmiah mulai diterapkan secara luas untuk menyelesaikan permasalahan.
3. Revolusi Industri (Abad ke-18 & 19)
Ilmu yang berkembang: Termodinamika (berkaitan dengan mesin uap) dan Kimia untuk kepentingan industri. Dampaknya: Kegiatan produksi secara massal dimulai. Peradaban bertransformasi dari komunitas agraris (yang berfokus pada pertanian) menjadi masyarakat industri (berbasis perkotaan dan buruh).
4. Era Digital & Informasi (Abad ke-20 - Sekarang)
Ilmu yang berkembang: Fisika Kuantum (berkaitan dengan semikonduktor), Ilmu Komputer, dan Genetika. Dampaknya: Batasan geografi terasa sirna berkat kehadiran internet. Peradaban saat ini berlandaskan pada data dan informasi.
C. Peradaban Yunani Kuno (Logika dan Filsafat): Bangsa Yunani merupakan yang pertama mencoba menjelaskan kosmos tanpa mengandalkan cerita mitos atau entitas ilahi. Mereka memanfaatkan akal sehat.
Tokoh Utama:
1. Aristoteles: Penemuan Biologi; individu yang pertama kali mengelompokkan makhluk hidup dengan cara yang teratur.
2. Pythagoras & Euclid: Pendiri dasar-dasar matematika dan geometri yang saat ini kita pelajari di institusi pendidikan.
Kesimpulan Sains Sebagai Warisan Estafet Pengetahuan bukanlah hak dari satu negara saja. Ia mirip dengan perlombaan estafet: Yunani menyerahkan tongkat kepada para ilmuwan Muslim, kemudian para ilmuwan Muslim menyerahkannya kepada Eropa (Renaisans), dan kini seluruh dunia berkolaborasi dalam pengembangannya.