Business Plan Pengembangan Bengkel Otomotif Di Lembga SMK
Business Plan Pengembangan Bengkel Otomotif Di Lembga SMK
Oleh: TJIPTO SUHARSOYO
NIM: 2510845028
Sebagai bagian dari pengabdian dan penerapan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah, saya Tjipto Suharsoyo., Mahasiswa UNESA, menggagas sebuah rencana pengembangan bengkel otomotif di SMKN 1 Jetis menjadi unit produksi atau teaching factory yang mandiri dan berorientasi pasar.
Bermula dari observasi terhadap potensi fasilitas unggulan sekolah seperti mesin spooring 3D dan mesin balancing yang belum dimanfaatkan secara optimal, saya menyusun sebuah business plan yang bertujuan untuk (1) Mengoptimalkan Aset Sekolah dengan mengubah fasilitas praktik menjadi unit usaha yang menghasilkan, sekaligus media pembelajaran kontekstual bagi siswa.
(2) Memberikan Layanan Terjangkau dengan menawarkan jasa perbaikan kendaraan seperti spooring, balancing, tune-up, dan perbaikan sistem rem dengan harga kompetitif, hingga 30% lebih murah dari pasar
Tujuan ini dilakukan untuk Membangun Kemandirian Konsentrasi Keahlian Teknik Kendaraan Ringan (TKR) dalam pendanaan pengembangan sarana prasarana melalui keuntungan yang dikelola secara profesional.
Gagasan ini tidak hanya berfokus pada keuntungan ekonomi, tetapi lebih sebagai investasi pendidikan yang memperkuat kompetensi siswa melalui pengalaman nyata melayani pelanggan, mengelola usaha, dan bekerja dengan standar industri.
Dengan dukungan analisis SWOT, rencana pemasaran, serta perhitungan kelayakan finansial seperti Break-Even Point (BEP), rencana Business Plan disusun dengan harapan bengkel otomotif SMKN 1 Jetis dapat menjadi percontohan teaching factory yang melahirkan lulusan kompeten dan bermanfaat bagi masyarakat sekitar.
Ini adalah wujud nyata kontribusi saya sebagai mahasiswa dalam menjembatani dunia pendidikan vokasi dengan kebutuhan riel industri dan masyarakat.