Kolaborasi Akademik dan Praktik Lapangan Melalui Program Praktisi Mengajar
Kolaborasi Akademik dan Praktisi untuk Pembelajaran yang Kontekstual dan Aplikatif
Surabaya, 2 November 2025 — Pada tahun akademik 2025, Anggraeni Eka Sarrayu, S.Si., Gr., mahasiswa S2 Manajemen Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya (UNESA), mendapatkan kesempatan berpartisipasi dalam Program Praktisi Mengajar Mandiri di Program Studi S1 Manajemen Pendidikan, yang berada di bawah kepemimpinan Ibu Dr. Kaniati Amalia, M.Pd., Kaprodi S1 Manajemen Pendidikan UNESA. Kegiatan ini dilaksanakan pada mata kuliah Perencanaan Pendidikan yang diampu oleh Dr. Amrozi Khamidi, S.Pd., M.Pd., melalui moda hybrid (daring dan luring), dan diikuti oleh 69 praktisi dari berbagai provinsi yang berhasil lolos seleksi.
Program Praktisi Mengajar merupakan wujud kolaborasi antara dunia akademik dan dunia kerja dalam kerangka kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Tujuan utamanya adalah agar mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga memperoleh wawasan dan pengalaman nyata dari praktik pendidikan di lapangan. Kegiatan ini berlangsung sejak 23 September hingga 3 November 2025.
Sebagai praktisi, Anggraeni berbagi praktik baik selama mengajar di jenjang pendidikan menengah kejuruan (SMK), khususnya dalam penerapan pembelajaran berpusat pada peserta didik dan berbasis proyek. Dalam perkuliahan, mahasiswa diajak melihat secara langsung bagaimana strategi perencanaan pendidikan diterapkan di sekolah, mulai dari penyusunan program pembelajaran, pengelolaan kegiatan peningkatan kompetensi guru, hingga evaluasi hasil belajar peserta didik.
Pendekatan learning by doing dan project-based learning digunakan untuk melibatkan mahasiswa secara aktif dalam merancang rencana strategis pendidikan yang realistis dan aplikatif. Dengan demikian, mahasiswa memperoleh pemahaman bahwa perencanaan pendidikan bukan hanya teori, tetapi bagian dari siklus peningkatan mutu lembaga pendidikan.
Kegiatan ini memberikan pengalaman berharga, baik bagi mahasiswa maupun praktisi. Mahasiswa dapat melihat langsung implementasi teori di lapangan, sedangkan praktisi memiliki kesempatan untuk merefleksikan pengalaman profesional sebagai bahan pembelajaran di perguruan tinggi.
Program Praktisi Mengajar Mandiri ini membuktikan bahwa kolaborasi antara dosen akademik, praktisi pendidikan, dan dukungan Kaprodi S1 Manajemen Pendidikan UNESA mampu menciptakan pembelajaran yang lebih kontekstual, relevan, dan berdampak. Sinergi tersebut diharapkan menghasilkan calon pendidik dan pengelola pendidikan yang adaptif, kreatif, dan sensitif terhadap dinamika dunia pendidikan.
Disusun oleh: Anggraeni Eka Sarrayu, S.Si., Gr.
CC Website : Achmad Jalaludin Rumi