Metafisika dalam kajian Filsafat Pendidikan
Nama ; Mohammad Nuruddhalam Bakri NIM 25010845009
Metafisika dalam kajian Filsafat Pendidikan
Metafisika merupakan cabang filsafat yang membahas tentang hakikat realitas yang berada di balik dunia fisik, termasuk eksistensi Tuhan, jiwa, dan tujuan hidup manusia. Dalam pendidikan notabenenya pendidikan Islam, metafisika memiliki posisi yang sangat fundamental, karena keseluruhan sistem nilai dan tujuan pendidikan berakar pada keyakinan terhadap realitas transenden, yaitu Allah SWT sebagai sumber kebenaran dan keberadaan yang mutlak. Melalui perspektif metafisika, pendidikan Islam tidak hanya berorientasi pada pencapaian duniawi, tetapi juga diarahkan pada pemahaman tentang tujuan hidup yang sejati, yaitu pengabdian kepada Allah dan pencapaian kebahagiaan akhirat.Pendidikan Islam harus menanamkan pemahaman yang mendalam tentang hakikat manusia sebagai makhluk spiritual sekaligus material.
Peserta didik perlu disadarkan bahwa kehidupan dunia ini bukanlah tujuan akhir, melainkan bagian dari perjalanan menuju kehidupan yang abadi di akhirat. Dengan demikian, proses pendidikan menjadi sarana untuk membangun kesadaran akan tanggung jawab spiritual, memperkokoh keimanan, dan mengembangkan akhlak mulia. Tanpa fondasi metafisik yang kokoh, pendidikan berisiko menghasilkan manusia yang sekadar mengejar kesuksesan material tanpa arah dan tujuan hakiki.Selain itu, pendekatan metafisika dalam pendidikan mengajarkan bahwa ilmu pengetahuan bukan semata-mata alat untuk menguasai dunia, tetapi merupakan jalan untuk mengenal kebesaran tuhan, memahami keteraturan ciptaan-Nya, dan memperkokoh rasa syukur serta ketundukan kepada-Nya.
Dengan perspektif ini, pendidikan Islam membentuk generasi yang memiliki integritas spiritual dan moral, yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga luhur dalam tujuan hidupnya. Pemahaman tentang logika, estetika, etika, politik, dan metafisika secara terpadu diharapkan mampu melahirkan insan kamil, yakni manusia yang utuh secara spiritual, intelektual, emosional, dan sosial, yang mampu membawa perubahan positif dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa