Transformasi Pendidikan: Dari Mengajar Menjadi Membangun Pemahaman Mendalam
Transformasi Pendidikan: Dari Mengajar Menjadi Membangun Pemahaman Mendalam
Sebagai fasilitator Pelatihan Pembelajaran Mendalam, saya tidak bekerja sendiri dalam mendampingi guru-guru SMK memahami prinsip, pengalaman, dan praktik Pembelajaran Mendalam serta delapan dimensi profil lulusan. Pada Batch 1, saya berkolaborasi dengan Ibu Nunuk Isdanti, M.Pd. dari SMKN 1 Cerme, Gresik, dan Bapak Didin Rosyadi, M.Pd. Sementara pada Batch 2, kolaborasi dilakukan dengan Bapak Iswahyudi, M.Pd. dari SMKN 1 Jetis, Mojokerto, bersama Ibu Nunuk Isdanti, M.Pd. dari SMKN 1 Cerme, Gresik. Bersama-sama, kami mengembangkan rencana pembelajaran yang mendorong peserta didik untuk berpikir tingkat tinggi, berkolaborasi, dan mampu merefleksikan proses belajarnya.
Melalui tahapan In-Service dan On-Service, para guru tidak hanya memperoleh teori, tetapi juga melakukan praktik langsung serta merefleksikan hasil pembelajaran yang diterapkan di sekolah masing-masing. Proses ini menumbuhkan semangat pembelajaran berkelanjutan serta kolaborasi antar guru dalam mengembangkan pembelajaran yang lebih bermakna dan relevan.
Kegiatan ini menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi saya. Melalui interaksi dengan guru-guru kejuruan dari berbagai daerah, saya memperoleh wawasan mengenai tantangan nyata di lapangan dan menyaksikan bagaimana semangat perubahan dapat tumbuh dari inisiatif guru itu sendiri.
Program Pembelajaran Mendalam benar-benar menjadi wadah penguatan kompetensi dan perubahan paradigma, dari sekadar mengajar untuk menyelesaikan materi menjadi mengajar untuk membangun pemahaman mendalam yang relevan bagi peserta didik.
Anggraeni Eka Sarrayu, S.Si., Gr. adalah mahasiswa Magister Manajemen Pendidikan (RPL) dan guru SMK yang aktif dalam pengembangan pembelajaran inovatif. Saat ini, ia juga berperan sebagai Dosen Praktisi Mengajar di Program Studi S1 Manajemen Pendidikan Universitas Negeri Surabaya.
CC Website : Achmad Jalaludin Rumi