Belajar Metafisika di Kelas Manajemen Pendidikan: Catatan Pengalaman
Belajar Metafisika di Kelas Manajemen Pendidikan: Catatan Pengalaman
Oleh: TJIPTO SUHARSOYO
NIM: 2510845028
Pada perkuliahan “Filsafat Manajemen Pendidikan” bersama mahasiswa S2 Manajemen kelas P dan L, saya mendapat kesempatan menyampaikan materi berjudul “Metafisika dalam Filsafat Ilmu dan Relevansinya dalam Kehidupan Sehari-hari”. Kesempatan ini diberikan oleh dosen pengampu, Dr. Amrozi Khamidi, yang selalu mendorong mahasiswa untuk melihat dunia pendidikan dari sudut pandang yang lebih luas dan mendalam.
Awalnya, metafisika mungkin terdengar abstrak. Namun ketika dijelaskan, mahasiswa justru menemukan banyak kaitannya dengan dunia pendidikan, seperti:
· Pertanyaan tentang hakikat manusia yang penting dalam mengelola guru dan peserta didik.
· Konsep sebab – akibat, yang membantu memahami mengapa sebuah program pendidikan berhasil atau gagal.
· Pemahaman tentang realitas dan keputusan yang berpengaruh pada cara kita memimpin dan merencanakan.
Dengan contoh-contoh sederhana, metafisika tidak lagi terasa jauh dari praktik manajemen.
Suasana Kelas yang Hidup
Yang paling menarik adalah diskusi bersama para mahasiswa. Banyak pertanyaan kritis muncul, misalnya:
· Bagaimana kausalitas membantu menganalisis masalah pendidikan?
· Apakah kehendak bebas penting dalam memotivasi guru?
· Bagaimana memahami manusia dalam konteks organisasi sekolah?
Pertanyaan-pertanyaan ini membuat suasana perkuliahan dinamis dan penuh pemikiran baru.
Metafisika dalam Kehidupan Sehari – Hari
Kami juga membahas bagaimana ide metafisika sebenarnya hadir dalam keseharian, seperti:
· Keyakinan bahwa setiap tindakan memiliki konsekuensi.
· Cara kita memaknai waktu—kadang terasa cepat, kadang lambat.
· Bagaimana lingkungan mempengaruhi pilihan dan keputusan seseorang.
Hal ini membantu mahasiswa melihat bahwa filsafat bukan hanya teori, tetapi juga cara memahami hidup.
Refleksi
Presentasi materi metafisika di kelas manajemen memberi saya pengalaman berharga. Saya belajar bahwa konsep yang dianggap sulit bisa menjadi menarik ketika dikaitkan dengan masalah nyata di lapangan.
Dukungan dan arahan Dr. Amrozi Khamidi membuat proses penyampaian materi semakin terarah dan relevan bagi mahasiswa.
Dari kelas ini saya menyadari bahwa manajemen pendidikan tidak hanya soal perencanaan dan administrasi. Di balik itu semua ada pemahaman tentang manusia, keputusan, serta tujuan pendidikan.
Itulah mengapa metafisika meski sederhana dapat menjadi bekal penting bagi calon pemimpin pendidikan.