EDUN, Bimbingan Belajar Lokal yang Siap Sambut IKN dengan Kekuatan Life Skill dan Fun Learning
EDUN, Bimbingan Belajar Lokal yang Siap Sambut IKN dengan Kekuatan Life Skill dan Fun Learning
Penajam Paser Utara (PPU) - Kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN) membawa gelombang tuntutan baru terhadap kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di wilayah sekitarnya. Di tengah momentum ini, sebuah lembaga bimbingan belajar lokal, EDUN (Education Untuk Negeri), muncul sebagai inisiatif kewirausahaan pendidikan yang proaktif membekali masyarakat PPU dengan keterampilan Bahasa Inggris yang relevan.
Bermula dari organisasi non-pemerintah (NGO) pada November 2023, EDUN secara resmi bertransformasi menjadi Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) berstatus yayasan pada Maret 2024. Perjalanan ini menunjukkan ketangguhan model bisnis yang berfokus pada kualitas dan keberlanjutan.
Adopsi Metode Pare dan Keunggulan Kompetitif
EDUN mengadopsi metode pembelajaran Bahasa Inggris yang terbukti efektif dari Kampung Inggris Pare, Jawa Timur, dan menerapkannya di konteks lokal PPU. Dengan lokasi layanan yang tersebar di beberapa wilayah seperti Girimukti, Petung, Sidorejo, Penajam, dan Korpri, EDUN memastikan aksesibilitas pendidikan berkualitas.
Keunggulan utama EDUN terletak pada:
1. Fokus Speaking Aktif, Lembaga ini secara eksplisit mendorong komunikasi aktif, menjadikan siswa tidak hanya menguasai teori, tetapi juga berani mempraktikkan bahasa.
2. Metode Fun Learning, Pembelajaran dirancang menyenangkan, sejalan dengan visi lembaga untuk menciptakan suasana belajar yang suportif.
3. Life-Based Curriculum, Kurikulum yang dikembangkan sendiri ini berorientasi pada peningkatan life skill, menjadikannya relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan tuntutan global.
4. Pembentukan Karakter, EDUN juga berupaya membentuk karakter anak-anak agar memiliki kecintaan terhadap belajar
Peran Strategis di Era IKN
Menyadari bahwa Bahasa Inggris adalah kunci untuk berinteraksi dengan dunia internasional yang akan berkumpul di IKN, EDUN telah mengambil langkah kolaboratif yang strategis.
Lembaga ini berkolaborasi dengan Duta dan Putri Pariwisata PPU dalam program kerja mereka. Tujuannya jelas yaitu meningkatkan SDM lokal agar mampu bersaing dan menjadi tuan rumah yang kompeten di IKN.
Model Bisnis yang Tangguh dan Bertanggung Jawab Sosial
Secara finansial, EDUN menunjukkan model bisnis yang efisien dan menguntungkan. Dimulai dengan modal awal yang sangat minim, lembaga ini kini memiliki 167 siswa dan berhasil mencatat profit Jutaan per bulan. Profit ini dialokasikan untuk investasi jangka panjang, seperti pembelian tanah.
Meskipun biaya bulanan yang dikenakan relatif terjangkau, EDUN tidak melupakan tanggung jawab sosialnya dengan menyediakan program beasiswa untuk siswa.
Manajemen EDUN juga menunjukkan komitmen pada kualitas guru melalui rutinitas meeting bulanan, evaluasi, dan yang paling penting, program khusus untuk mengirim guru-guru ke luar daerah, termasuk Kampung Inggris Pare, untuk pengembangan skill yang berkelanjutan.
Tantangan dan Rekomendasi Masa Depan
Berdasarkan analisis SWOT, EDUN menghadapi tantangan utama dalam mengedukasi dan berkomunikasi dengan wali murid di lingkungan lokal Penajam mengenai pentingnya komunikasi aktif dan momen komunikasi yang tepat (misalnya saat mengundang rapat wali murid).
Untuk mengatasi tantangan ini dan memperluas jangkauan, EDUN disarankan untuk:
1. Memperkuat Strategi Pemasaran Daring dengan Memanfaatkan media sosial yang sudah ada untuk menjangkau pasar yang lebih luas.
2. Mengembangkan Program Edukasi Wali Murid melalui kegiatan Membuat program atau sesi khusus untuk mengedukasi orang tua tentang metode pembelajaran dan peran mereka dalam mendukung kemajuan belajar anak.
EDUN adalah contoh nyata kewirausahaan pendidikan yang sukses bertransformasi dari inisiatif sosial menjadi Lembaga yang kokoh di tengah dinamika regional. Dengan fokusnya pada speaking aktif dan keterampilan hidup, EDUN tidak hanya mengajar bahasa, tetapi juga mempersiapkan generasi PPU untuk menjadi bagian integral dari peradaban baru IKN.
Penulis,
Obi Sandsi
Mahasiswa S2 RPL IKN Manajemen Pendidikan
Universitas Negeri Surabaya